Category Archives: bola

Wawan Hendrawan, Penjaga Gawang Indonesia Terbaik?

Wawan Hendrawan, Penjaga Gawang Indonesia Terbaik? Albert Camus, seorang filsuf pernah menyebut bahwa penjaga gawang adalah sosok yang penyendiri. Dilansir dari buku Tamasya Bola yang ditulis oleh Darmanto Simaepa, penjaga gawang lebih sering ditinggal saat rekan mereka mencetak gol.

Namun, penjaga gawang Indonesia adalah sosok yang paling dekat dengan ancaman saat mereka tengah diserang.

Maka dari itu, masih dari Darmanto, tak heran apabila saat penjaga gawang sering berusaha menunjukkan keberadaannya dengan mengenakan jersey dengan warna mencolok. Mereka ibarat makhluk halus yang mereka sebenarnya ada di suatu daerah, namun tak mendapatkan atensi. Di sini, penjaga gawang Indonesia menunjukkan eksistensinya dengan kerap melakukan blunder.

Jalan seorang penjaga gawang adalah jalan kesunyian. Jalan penuh kesendirian yang gerak-geriknya tak begitu dipedulikan banyak orang. Tak menjadi heran apabila peran penjaga gawang kerap dipinggirkan dan tak jarang dilupakan.

Victor Valdes, eks penjaga gawang Barcelona contoh paling masuk akal. Saat ia masih bermain untuk Barcelona, perannya dianggap tak ada lantaran semua berfokus pada pemain tengah dan depan milik Blaugrana.

Cara bermain Barcelona yang mengedepankan penguasaan bola, membuat lini belakang Barcelona kerap menganggur. Namun, kala kemasukan gol, Victor Valdes selalu menjadi kambing hitam.

Victor Valde pun memutuskan pindah ke Manchester United. Setibanya di Inggris, nasibnya justru semakin pelik.

Di saat itulah, Wawan Hendrawan hadir. Penjaga gawang Indonesia milik Bali United ini, lazimnya seorang kiper yang berada dalam kesendirian, namun ia menolak untuk kehilangan sinar. Bak bintang yang bersinar di kegelapan, Wawan Hendrawan tetap bersinar, walaupun selalu berada di garis paling belakang.

Profesi penjaga gawang di Bali United bukanlah pekerjaan yang mudah. Khususnya bagi mereka yang selalu menginginkan sorot mata dan lampu dari banyak pihak.

Komposisi skuat Serdadu Tridatu yang bertabur dengan bintang, membuat keberadaan penjaga gawang ibarat jarum di atas tumpukan jerami. Wawan berusaha menunjukkan bakat dan kemampuannya agar bisa tetap dilihat oleh banyak orang.

Bukan dengan gaya dan banyak omong, Wawan menggunakan cara yang lain. Penjaga gawang Indonesia yang sempat bermain untuk Borneo FC ini menunjukkan sinarnya dengan kemampuannya menahan bola yang mampu menyihir banyak orang.

Tak percaya? Statistik dari Liga 1 Statistics menunjukkan hal itu. Wawan Hendrawan menjadi penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak di Liga 1 2019. Yakni empat pertandingan.

Bersama dengan PSM Makassar, Bali United menjadi klub dengan jumlah kemasukan paling sedikit, empat gol. Padahal, jumlah pertandingan Serdadu Tridatu lebih banyak.

Tak hanya itu, dalam gelaran Liga 1 secara keseluruhan (2017-2019), Wawan menjadi penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak, 23 kali. Wawan mengalahkan penjaga gawang lain yang lebih muda dan penghuni Timnas Indonesia.

Beragam statistik tersebut kerap dipandang sebelah mata oleh banyak pihak. Semua itu dikarenakan ia adalah seorang penjaga gawang, bukan penyerang, posisi yang banyak diidam-idamkan anak kecil.

Wawan Handrawan bisa jadi tak peduli dengan statistik dan segala omongan miring soal profesi penjaga gawang. Kita kerap lupa bahwa penjaga gawang juga tetaplah salah satu bagian integral dari sebuah klub. Sebuah klub bisa bermain tanpa penyerang, namun tak akan pernah bisa bermain tanpa penjaga gawang.

Wawan Hendrawan adalah penjaga gawang Indonesia sekaligus  bintang penyendiri yang tetap bersinar. Wawan Hendrawan adalah kita, si penyendiri yang ingin keberadaanya diakui dengan prestasi.